Hanya kumpulan website yang saya sering kunjungi

Saya sangat menyukai kpop ataupun kvariety, ini adalah beberapa situs atau blog yang pernah saya kunjungi, silahkan dilihat :).

Hanya Sebuah Cerita Kecil

Siapapun, termasuk saya pernah merasakan hal ini, sebuah rasa yang dinamakan patah hati.

Pembuatan Minyak Kelapa Sawit

Ini adalah tugas dari mata kuliah teknologi minyak nabati yang pernah saya tempuh.

Anjang Karya ke PT Pertamina RU VI Balongan

Salah satu perusahaan yang kami kunjungi waktu anjang karya adalah PT Pertamina RU VI Balongan.

Update Praktikum OTK :)

Beberapa update untuk laporan praktikum :).

6.8.12

Tips Memilih dan Mengerjakan Tugas Akhir Prarancangan Pabrik bag 2

Apa yang perlu diperhatikan pertama kali dalam mengerjakan Tugas Akhir Prarancangan Pabrik ?

    1.  Penentuan kapasitas pabrik yang akan dirancang
    Dalam menentukan kapasitas pabrik yang akan dirancang ada beberapa macam pedoman yaitu :
    -          Data ekspor produk
    Penggunaan data ekspor dapat menjadi dasar bahwa pabrik yang didirikan bertujuan untuk “mengekspor produknya”, akan lebih baik lagi jika diketahui “kebutuhan dunia akan produk yang anda hasilkan” dan “berapa banyak pabrik yang telah memproduksinya dengan jumlah produk yang mereka ekspor” tentunya.
    -          Data impor produk
    Penggunaan data impor dapat menjadi landasan bahwa pabrik yang akan didirikan bertujuan untuk menutup kebutuhan impor produk tersebut.
    -          Kapasitas pabrik yang memproduksi produk yang sama
    Ketika anda merancang sebuah pabrik di negara anda, tentunya perlu diketahui seberapa besar kebutuhan negara anda tersebut akan “kehadiran” produk yang anda hasilkan. Jika kebutuhan terhadap produk anda sangat besar sampai dilakukan impor produk tersebut akan sangat aneh jika anda merancang pabrik dengan kapasitas lebih rendah dengan pabrik yang sudah ada di negara anda.
    Penentuan kapasitas ini sangat penting karena akan mempengaruhi neraca massa yang akan anda buat. Dan neraca massa akan berpengaruh kepada perancangan alat dan nantinya mempengaruhi keseluruhan perancangan pabrik.
    Meskipun terkesan sepele, anda harus memperhatikan benar-benar data-data pendukung kapasitas yang akan anda pilih.

    2.     Data Kinetika reaksi
    Bisa dikatakan data kinetika reaksi merupakan data yang amat vital pada perancangan pabrik. Hal ini disebabkan jantung dari reaksi sendiri adalah reaktor. Anda tidak akan bisa merancang reaktor jika anda tidak memiliki kinetika reaksi anda. Akan tetapi data kinetika reaksi dapat dikesampingkan jika anda memiliki data waktu tinggal (berlaku untuk reaktor batch yang tidak seri). Untuk perancangan reaktor batch sendiri dapat digunakan dua alternatif yang dengan nilai k (konstanta kecepatan reaksi) maupun dengan waktu tinggal.

    3.       Spesifikasi bahan baku dan produk
    Perlu diingat spesifikasi bahan baku adalah data yang sesuai dengan bahan baku yang akan anda gunakan.
    Sebagai contoh : HCl solution dengan kemurnian 37% (komposisi HCl sebesar 37% dan 63% adalah air). Pada perhitungan neraca massa anda nantinya, neraca massa komponen HCl yang anda masukkan haruslah 37% dari banyaknya HCl solution dan jangan lupa memasukkan sisa 63% air ke dalam neraca massa komponen air.
    Pada neraca massa produk, spesifikasi produk memperlihatkan seperti apa produk yang anda hasilkan. Jika anda menuliskan komposisi A sebanyak x % dan B sebanyak y % maka pada hasil akhir neraca massa banyaknya A harus sebesar x % begitu juga B sebesar y%.

    Tips Memilih dan Mengerjakan Tugas Akhir Prarancangan Pabrik bag 1

    Di Teknik Kimia dalam pengerjaan Tugas Akhir berjenis Prancangan Pabrik (seperti yang diterapkan di UGM dan UNS) mahasiswa diperbolehkan untuk menulis ulangan (rewrite) judul TA yang sudah ada. Baik menulis ulang judul TA maupun mengajukan judul TA baru masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.


    • Menulis ulang dengan judul yang sama
           Kelebihan :
      •   Sudah terdapat gambaran yang jelas tentang keseluruhan proses dan alat-alat yang digunakan
      • Tidak menutup kemungkinan tersedia softfile program maupun naskah dari TA yang kita tulis ulang
           Kekurangan :
      • Cenderung membuat kita lengah dengan menggunakan proses dan alat yang persis sama tanpa mengkroscek balik pada buku adan sumber referensi
      • Ingat, karena judul TA sudah pernah dibuat, dosen pun sudah pernah menguji TA tersebut pada sidang tugas akhir sehingga dosen pun mengetahui kesalahan-kesalahan yang ada dalam TA tersebut
    • Mengajukan judul baru
           Kekurangan :
      • Harus mencari deskripsi proses dan pemilihan alat yang digunakan berdasarkan referensi (buka-buka pemilihan proses dan alat seperti Faith Keyes dan Brannan) 
      • Harus mencari data-data fisik (Cp, densitas, viskositas, konduktivitas) dari Yaws, Perry maupun sumber relevan lainnya
      • Baik naskah maupun program harus membuat sendiri
            Kelebihan :
      • Mengajukan judul baru dapat memberi nilai plus pada pengerjaan TA
      • Sumber acuan lebih lengkap karena kita dituntut untuk mencari sendiri
      • Pemahaman akan apa yang kita tulis lebih tinggi karena pengerjaan dari tahap awal sampai akhir tidak bergantung dengan apa yang orang lain sudah tulis

    16.10.11

    Halooooo

    Udah lama juga ya ga ngepost apa-apa di blog, terakhir ngepost bulan februari, sekarang udah bulan oktober aja. Terakhir ngepost status masih mahasiswi semester 6 Teknik Kimia UNS Surakarta. Sekarang ngepost status udah keupgrade (semesternya doang yang nambah jadi semester 7).
    Padahal pengen ngeshare tugas-tugas yang kali aja bisa berguna buat orang lain daripada tugasnya ngendon dilaptop, biar bermanfaat dikit keringetnya waktu bikin tugas (lebay bgt dah gw). haha
    Karena sekarang gw udah jadi MTA (mahasiswi tingkat akhir) yg setiap hari gaweannya ngapelin gedung1 di fakultas gw, bakalan lebih jarang ini blog diupdate. Tapi insyaalloh tetep gw usahain deh.

    Doain gw ya, biar tugas akhir gw lancar :D
    Regard :)

    Industri Parfum

    INDUSTRI PARFUM

    Jenis usaha                  :
    Pembuatan parfum dari minyak atsiri
    Proses produksi                       :
    Strategi perusahaan     :
    1.      Mencari bahan baku yang mudah didapat dan tersedia banyak di Indonesia misal minyak atsiri.
    2.      Selain parfum beraroma bunga, juga akan diproduksi parfum beraroma buah (pada umumnya parfum beraroma bunga)
    3.      Harganya lebih terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah karena diproses sendiri di Indonesia. Sehingga memiliki aroma seperti parfum mahal tapi memiliki harga yang lebih murah.
    4.      Selalu melakukan inovasi-inovasi aroma parfum sehingga customer tidak jenuh dengan aroma yang itu-itu saja
    5.      Kemasan parfum dibuat lebih eye-catching karena sasaran utama produk ini adalah remaja
    6.      Melakukan promosi produk. Promosi produk baru dilakukan dengan : customer yang telah membeli produk sebelumnya dapat menukarkan kemasan bekas parfum untuk mendapatkan potongan harga ketika membeli produk parfum terbaru.
    7.      Menggunakan bahan yang reuseable dan recycleable untuk kemasan.
    Orientasi usaha berdasar teknologi atau pasar :
                Orientasi usaha berdasarkan pasar yaitu berusaha membuat parfum beraroma seperti parfum mahal tapi berharga murah dengan teknologi ramah lingkungan.
    Exit and Entrance Starategy
                Masuk Cepat-Keluar Cepat. Perusahaan masuk industri saat produk dalam tahap pengenalan pada saat mencapai tingkat kematangan produk mulai ditinggalkan. Tidak diperlukan pengupgradean jumlah barang dan produksi. Sehingga, perusahaan mengeluarkan produk dengan inovasi baru secara kontinyu.
    Segmen yang diambil
                Lebih memfokuskan penjualan pada kalangan menengah ke bawah khususnya pada remaja. Pada masa sekarang ini, remaja lebih mementingkan atau perhatian dengan penampilannya. Salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan penampilan dan menambah rasa percaya diri adalah dengan menggunakan parfum (segmen lifestyle).

    Alat Persaingan yang Akan Digunakan          :
    1.      Membuat barang berharga murah dengan kualitas bagus
    2.      Melakukan kegiatan promosi setiap 6 bulan 1 kali. Kegiatan promosi meliputi :
    a.       Pembukaan open gallery sehingga customer bias meracik parfum dengan komposisi yang diinginkannya.
    b.      Promosi penukaran kemasan lama untuk mendapatkan potongan harga ketika membeli produk baru.
    3.      Selain membuka outlet di kota-kota besar juga membuka official website yang bisa diakses dimanapun dan memiliki distributor untuk kota-kota kecil lainnya.
    Perencanaan Sumber Daya (Bahan Baku)
    1.      Jenis bahan baku yang dibutuhkan :
    a.       Minyak atsiri
    b.      Alkohol
    2.      Jumlah bahan baku yang dibutuhkan :
    3.      Cara memperoleh bahan baku :
    a.       Minyak atsiri diperoleh dari petani minyak atsiri
    b.       
    4.      Tata cara pengadaan agar tersedia dalam jumlah yang dibutuhkan dan tepat waktu :
    Membuat kontrak dengan petani minyak atsiri dalam jangka waktu tertentu dimana kontrak dapat diperpanjang.
    5.      Jadwal Pemesanan
    Perencanaan Alat dan Mesin
    Perencanaan Sumber Daya Manusia
    1.      Dewan direksi
    2.      Manajemen Keuangan
    3.      Manajemen SDM
    4.      Manajemen Pemasaran
    5.      Manajemen R & D
    6.      Distributor
    7.      Pekerja pabrik dan operator
    8.      Staf Administrasi
    9.      Keamanan / Safety
    10.  Transportasi
    11.  Customer Service
    12.  Staf Penjualan

    Tara Kalor Listrik

    TARA KALOR LISTRIK
    Tara kalor listrik adalah perbandingan antara energi listrik yang diberikan terhadap panas yang di hasilkan
    J = W/H [Joule/kalori]
    teori yang melandasi tentang tara kalor listrik:
    hukum joule dan azas black
    Suatu bentuk energi dapat berubah menjadi bentuk energi yang lain. Misalnya pada peristiwa gesekan energi mekanik berubah menjadi panas. Pada mesin uap panas diubah menjadi energi mekanik. Demikian pula energi listrik dapat diubah menjadi panas atau sebaliknya. Sehingga dikenal adanya kesetaraan antara panas dengan energi mekanik/listrik, secara kuantitatif hal ini dinyatakan dengan angka kesetaraan panas-energi listrik/mekanik. Kesetaraan panas-energi
    mekanik pertama kali diukur oleh Joule dengan mengambil energi mekanik benda jatuh untuk
    mengaduk air dalam kalorimeter sehingga air menjadi panas. Energi listrik dapat diubah menjadi
    panas dengan cara mengalirkan arus listrik pada suatu kawat tahanan yang tercelup dalam air
    yang berada dalam kalorimeter. Energi listrik yang hilang dalam kawat tahanan besarnya adalah:
    W = V.i.t [joule]
    dimana :
    V = beda potensial antara kedua ujung kawat tahanan [volt]
    i = kuat arus listrik [ampere]
    t = lamanya mengalirkan arus listrik [detik]
    Energi listrik sebesar V.i.t joule ini merupakan energi mekanik yang hilang dari elektron-elektron
    yang bergerak dari ujung kawat berpotensial rendah ke ujung yang berpotensial tinggi.
    Energi ini berubah menjadi panas. Jika tak ada panas yang keluar dari kalorimeter maka panas yang timbul besarnya:
    H = (M + Na).(ta – tm) [kalori]
    dimana: M = m air.c air
    Na = Nilai air kalorimeter (kal/g oC)
    ta = suhu akhir air
    tm = suhu mula-mula air
    Banyak panas yang dihasilkan dari kalorimeter dapat dikompensasi dengan memulai percobaan pada suhu di bawah suhu kamar, dan mengakhirinya pada suhu di atas suhu kamar.
    Energi kalor : (energi panas)
    ● dirumuskan : Q = m.c.∆t
    ● dimana :
    Q = energi kalor (kal) ;
    m = massa (kg) ; c = kalor jenis (kal/gr.ºC) ;
    ∆t = perubahan suhu (ºC)
    Energi Listrik :
    ● dirumuskan : W = P.t = V.I.t
    ● dimana :
    W = energi listrik (Joule)
    P = daya listrik (watt) ; V = tegangan (volt) ;
    I = arus listrik (amp) ; dan t = waktu (s)
    Tara kalor listrik :
    ● energi kalor (Q) biasanya dinyatakan dalam satuan kalori
    ● energi listrik (W) biasanya dinyatakan dalam satuan Joule
    ● maka agar W dan Q dapat menjadi “setara” (sama nilainya), maka nilai W yang masih dalam Joule, harus diubah kedalam kalori, dimana nilai energi : 1 kal = 4,186 Joule
    ● nilai “4,186″ dikenal dengan nama “tara kalor-mekanik”
    ● Pada rumusan yang saudara tuliskan : Q = a. W
    => konstanta “a” adalah faktor pengali untuk mengubah satuan W (Joule) menjadi dalam satuan kalori, agar kedua ruas mempunyai satuan yang sama.
    => Jadi : a = 1/(4,186) = 0,239 → inilah “tara kalor-listrik”
    => artinya : 1 Joule = 0,239 kal
    ● Jika ternyata energi kalor (Q) sudah ndalam satuan Joule, maka kita tidak perlu lagi memakai “nilai kesetaraan” tsb, jadi boleh langsung kita tulis : Q = W
    (kedua ruas sudah dalam satuan Joule)

    ini saya copas dari blog wordpress saya dulu yang udah ga keurus lagi... ^^
    http://lovecappucino.wordpress.com ini udah lama lupa passwordnya jadi ga bisa ngepost lagi. pindah sini aja jadinya

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More